Benarkah Komputer Lebih Cepat Dibandingkan Otak Manusia???
That impossible!!
Bagaimana mungkin,komputer yang kita ketahui saat ini sebagai mesin yang superrr hebat,yang diciptakan oleh otak manusia,lebih hebat dari pembuatnya?!!coba pikir.. jika gak ada otak manusia,pastinya nggak ada benda yang namanya Komputer.BetuL???.......?
Sebenarnya otak manusia bisa mengolah informasi jauh lebih cepat dari pada komputer dan bisa berkembang tanpa perlu men-Upgrade hardware meski bisa aja lupa. otak juga yang mengirimkan sinyal supaya tubuh bergerak dan mengendalikan sekian banyak pergerakan dalam satu waktu. kecepatannya sangat luar biasa dan akurasinya juga luar biasa.
Dalam otak manusia dan prosesor komputer sebenarnya sama-sama menggunakan sinyal listrik untuk bekerja. Namun cara transmisi sinyal listrik antara otak manusia dan prosesor komputer sangat berbeda. Di dalam otak manusia sinyal listrik yang dihasilkan bukan dengan cara aliran elektron seperti dalam kebanyakan sirkuit elektronik. Ini karena unit dasar dari sirkuit elektronik termasuk prosesor komputer adalah transistor sementara di dalam otak manusia unit dasarnya adalah sel syaraf (nerve cell). Namun sebenarnya perbedaan cara transmisi listrik pada otak manusia dan prosesor komputer saja belum membuat perbedaan yang nyata antara prosesor komputer dan otak manusia.
Sebuah komputer misalnya biasanya melakukan serangkaian operasi urut dengan cara, (misalnya dalam operasi sederhana) sekelompok transistor mengambil dua buah angka , lalu menambahkan kedua angka tersebut dan meneruskan hasilnya ke sekelompok transistor lainnya untuk diadakan manipulasi lebih lanjut dan seterusnya. Jadi, konfigurasi ‘alami’ dari sebuah komputer adalah sebuah transistor yang terhubungkan oleh transistor yang lain biasanya sebanyak dua buah.
Sementara itu, Otak, beroperasi dengan cara yang sangat berbeda. Setiap sel syaraf (nerve cell) yang jumlahnya triliunan itu terhubung bukan hanya dengan dua atau tiga sel syaraf lainnya namun dengan ribuan sel syaraf lainnya. Jadi alur sinyal atau informasi yang mengalir ke dalam sebuah sel syaraf sangat kompleks karena bisa datang dari ribuan sel syaraf lainnya dan dapat mengalir ke ribuan sel syaraf lainnya. Itulah salah satu yang menyebabkan kenapa kemampuan otak manusia berbeda dengan kemampuan ‘otak’ komputer. Misalnya di dalam otak kita terdapat 1 triliun sel (kemungkinannya bisa lebih) dan setiap sel terhubung dengan paling sedikit 1000 sel lainnya maka di dalam otak kita paling sedikit ada 1.000.000.000.000.000 koneksi di antara sel-sel otak kita. Sebuah jumlah yang fantastis. Koneksi sebanyak itu tentu saja tidak mungkin ada dalam prosesor komputer karena dengan teknologi sekarang yang kita punyai saat ini membuat sebuah komputer sesuper apapun tingkat konektivitasnya masih jauh di bawah konektivitas sel-sel syaraf yang ada di otak kita.
Tentu itu hanya satu faktor saja kenapa kemampuan otak manusia masih di atas kemampuan ‘otak’ komputer pada saat ini.
Jangankan alam sekitar, diri sendiri kita pun masih banyak menyimpan tanda tanya. Otak manusia bisa disamakan dengan prosesor komputer. Bedanya, kinerja prosesor dapat diuraikan secara logika, sedangkan otak kita tidak.
Ilmuwan masih terus mencoba mencari penjelasan ilmiahnya. Tapi tetap saja misteri itu merupakan rahasia kehidupan ciptaan Tuhan yang luar biasa.
Otak kita adalah sebuah superkomputer seberat 1,5 kg. Sebagai pusat kontrol yang mengendalikan hidup kita, otaklah yang menentukan bagaimana cara kita berpikir dan berinteraksi dengan orang lain. Otak, jauh lebih rumit dari komputer apapun dengan 100 juta milyar sel otak yang saling berhubungan satu sama lain. Mengoptimalkan fungsi otak adalah suatu keharusan jika ingin mengeluarkan potensi diri semaksimal mungkin. Dan sementara kita berolahraga atau melakukan yoga untuk menjaga kondisi tubuh, seringkali latihan mental menjadi terlupakan. Berapapun umur kita, latihan mental memiliki efek positif dan global pada otak. Dan inilah cara-cara untuk melakukannya:
Berlari untuk Sel Otak
Para peneliti mengatakan bahwa orang yang melakukan banyak latihan fisik mungkin memiliki otak yang lebih baik. Peneliti di Salk Institute menemukan bahwa tikus yang suka berlari pada roda latihan mengalami pertumbuhan sel-sel baru dua kali lebih banyak pada otak daerah memori dan belajar. Para peneliti belum yakin dengan penyebabnya tetapi ada kemungkinan bahwa hal ini dikarenakan oleh latihan fisik yang tidak dipaksakan. Yang artinya, dengan menemukan cara untuk menikmati olahraga daripada terpaksa melakukannya dapat membuat anda menjadi lebih pintar juga. Jadi lakukanlah olahraga yang anda gemari, lari pagi dengan musik atau fitness dengan teman-teman anda untuk lebih menyegarkan otak anda.
Mencoba Hal Baru
Pakar neurobiology dari Duke University , professor Lawrence C. Katz, Ph.D mengatakan bahwa menemukan cara baru dalam berpikir dan mencoba berbagai hal baru dapat meningkatkan fungsi dari daerah otak yang kurang aktif. Pada intinya cobalah lakukan apa saja yang dapat membuat anda keluar dari kebiasaan cara berpikir anda selama ini, misalnya mencoba berbagai masakan baru, pergi ke kantor melalui jalan lain, mengunjungi tempat-tempat baru atau mencoba membuat suatu karya seni.
Bertanya
Biasakan diri anda untuk selalu ingin tahu! Tanyakan kepada diri anda sendiri dan orang lain di sekitar anda tentang berbagai hal. Biasakan untuk bertanya "kenapa?" setidaknya 10 kali sehari. Otak anda menjadi terlatih dan kesempatan serta solusi akan muncul dalam kehidupan anda.
Pemicu Otak
Tertawa adalah hal yang paling sedikit dipahami dari perilaku manusia. Para ilmuwan menemukan bahwa selama tertawa, ada tiga bagian otak yang terlibat. Pertama, bagian yang berpikir sebelum kita memahami suatu gurauan. Kedua, area yang bergerak untuk memberitahu otot kita untuk melakukan sesuatu. Lalu sebuah area emosional yang menggugah perasaan geli.
Perlu Kita Ketahui!
Sebenarnya, otak kita mengalami perkembangan dengan kecepatan yang mengagumkan. Selama masa perkembangan itu sekitar 250000 neuron (sel syaraf) bertambah setiap menit. Perkembangan ini berlangsung selama beberapa tahun setelah kelahiran, ketika kita usia kita mencapai umur 2 tahun ukuran otak kita sudah mencapai sekitar 80% dari ukuran otak orang dewasa. Perkembangan otak tersebut mencapai puncaknya (tidak berkembang lagi) ketika kita sudah menginjak usia dewasa, pada saat itu berat otak kita rata-rata mencapai sekitar 1,3 – 1,4 kilogram, sedangkan jumlah neoron pada otak orang dewasa adalah sekitar 100 milyar. Perkembangan ini sesuai dengan perkembangan tubuh kita yang sudah tidak mengalami pertambahan tinggi lagi ketika kita mencapai usia tertentu (dewasa).
Untuk menjaga ‘kelangsungan hidup dan stamina kerjanya’otak membutuhkan makanan berupa nutrisi. Nutrisi tersebut berupa sari pati dari makanan yang kita konsumsi dan oksigen yang dibawa melalui pembuluh darah. Pembuluh darah ini tidak hanya terdapat pada permukaan otak saja tetapi menembus sampai pada lapisan yang paling dalam. Pembuluh darah tersebut memasuki otak melalui lubang pada tengkorak kepala bernama foramina.Meskipun berat otak hanya 2% dari total tubuh manusia, tetapi mendapatkan pasokan darah sebanyak 15%, hal ini disebabkan karena sel-sel otak akan mati jika pasokan darah yang membawa oksigen tersebut terhenti. Oleh sebab itu otak menjadi prioritas yang paling utama dalam hal pasokan darah. Misalnya: pada suatu saat yang bersamaan organ tubuh lain sama-sama membutuhkan darah, maka tubuh selalu berusaha mendahulukan untuk mempertahankan ketersediaan pasokan darah ke otak. Mengapa? Jika sampai terjadi ‘keterlambatan’ pasokan darah ke otak maka akan menyebabkan kekacauan dalam tubuh manusia. Selain membawa zat-zat yang dibutuhkan oleh otak, darah juga bertugas membersihkan ‘kotoran’ yang ada pada otak agar sang otak selalu bekerja dengan baik tanpa gangguan.
Masih banyak lagi hal-hal yang luar biasa yang bisa kita dapatkan ketika kita mempelajari lebih jauh lagi tentang otak. Meskipun saat ini sudah ribuan buku dan jurnal sertal artikel yang telah ditulis berdasarkan hasil ribuan penelitian panjang memakan waktu bertahun-tahun tentang otak dan bahkan telah mengatarkan ratusan bahkan ribuan orang untuk memperoleh gelar doktor dalam bidang ilmu otak, neuroscience. Sebagai informasi tambahan menurut data dari PubMed, mulai tahun 1996 sampai dengan tahun 2000 saja, setiap tahun rata-rata dibuat sekitar 30.000 laporan penelitian dan karya ilmiah tentang otak. Tetapi ribuan ilmuwan tersebut masih mengatakan: “There is more we do NOT know about the brain, than what we do know about the brain.” (Masih banyak yang TIDAK kita ketahui tentang otak, dari pada yang telah kita ketahui tentangnya).
Maha Suci Allah dan Maha Luas Ilmu Allah yang telah menciptakan ‘seonggok benda’ bernama Otak yang begitu rumit dan sempurna.yang dari itu bisa menciptakan komputer super canggih.
Maha Benar Allah dengan firman-Nya yang berbunyi:
“Katakanlah: ‘Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)’” (Al Kahfi: 109)
Kamis, 05 November 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
